Sepenggal Doa Buat Seno

Sepenggal Doa Buat Seno

Kutatap gundukan tanah merah di depanku. Masih basah. Airmataku jatuh satu persatu, lalu mengalir dengan derasnya ketika kutaburi bunga diatas pusaranya. Sungguh hati ini paham dan mengerti akan takdirNya. Aku berusaha rela dia pergi, aku juga berusaha ridha ketika yang maha kuasa memanggilnya…tapi entah kenapa, airmataku terus membuncah dan tak bisa kuhentikan. 

Continue reading “Sepenggal Doa Buat Seno”