Ada Salam dari Pasar Legi, Kotagede

Si Mbah Penjual Pecel Pincuk di Pasar Legi Kotagede

Ada Salam dari Pasar Legi Kotagede, Tongseng Pasar Kotagede

Pagi kedua di Yogyakarta. Saya dan Pia pergi dari homestay jam 6.30. kami menembus jalanan yang masih sepi, ditemani mentari yang hangat bersinar sepanjang perjalanan menuju Kotagede. Ya, setelah di pagi sebelumnya saya mengajak adik saya untuk mengenal kehidupan pagi di Pasar Lempuyangan, pagi kedua ini saya ajak dia untuk melihat kehidupan masyarakat Jawa dari dekat di Pasar Legi Kotagede. Pasar tertua dan terlengkap di Yogyakarta, yang berdiri sekitar abad 16 atau sebelum kerajaan Mataram di Kotagede berdiri. Nama aslinya adalah Pasar Sargede. Selanjutnya populer dengan nama Pasar Legi karena puncak keramaian pasar tersebut adalah di hari pasaran Legi, atau manis. Pada  penanggalan Jawa, ada 5 hari pasaran, yaitu Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing. Continue reading “Ada Salam dari Pasar Legi, Kotagede”

Menikmati Pelangi di Monjali

Taman Pelangi Monjali

Menikmati Pelangi di Monjali

Di postingan sebelumnya, saya cerita kalau setelah bertualang ke Candi Prambanan, saya dan Pia makan siang di The House of Raminten. Setelah itu, kami beli tiket Prameks di Stasiun Tugu, dan Kembali ke Homestay di Mantrijeron sekitar jam 15.00. Mandi, lalu bobo siang.

Baca tulisan sebelumnya:

Perjalanan Bandung-Yogyakarta dengan Kereta Api Turangga

Menyapa Kehidupan Pagi di Yogyakarta

Candi Prambanan Lagi, Why Not? Continue reading “Menikmati Pelangi di Monjali”

Film Remaja My Generation, Benarkah ini Potret Remaja Era Millenial?

Film My Generation
Film My Generation

Film Remaja My Generation, Benarkah ini Potret Remaja Era Millenial?

Kayaknya nggak usah diomongin lagi, semua orang juga tahu kalau masa remaja adalah masa-masa dimana sering terjadi pemberontakan, susah nurut sama orang tua, juga masa pembuktian serta pencarian jati diri bagi yang bersangkutan. Belum lagi kalau komunikasi antara orang tua dan anak nggak nyambung, maka akan sering terjadi kesalahpahaman. Berujung pada ketidakpercayaan orangtua pada anak dan sebaliknya, juga pemberontakan sang anak pada orangtuanya. Supaya pendapat mereka didengar. Supaya mereka diperhatikan. Continue reading “Film Remaja My Generation, Benarkah ini Potret Remaja Era Millenial?”

Menyapa Kehidupan Pagi di Yogyakarta

Menyapa Kehidupan Pagi di Yogyakarta

Akhirnya…setelah sibuk mondar-mandir ngurusin aneka pekerjaan dan melaksanakan tugas negara, hari ini saya baru sempat menuliskan perjalanan yang saya lakukan sekitar 3 minggu lalu. Banyak yang bertanya dalam rangka apa saya ke Yogyakarta, lalu menyambung ke Solo. Menghabiskan waktu sekitar 5 hari disana. Karena kan nggak biasanya saya berlama-lama dalam berwisata. Jawabnya adalah, kali ini saya sedang traveling. Bukan wisata. Saya justru hendak menikmati perjalanan itu sendiri. Charge pikiran tentu saja. Karena kalau nggak gitu, otak saya buntu. Kerja nggak semangat dan terasa sangat membosankan. Continue reading “Menyapa Kehidupan Pagi di Yogyakarta”

Pubertas Masa Remaja Generasi Milenial

Stage of Puberty

Pubertas, atau lebih dikenal dengan masa puber ditandai ketika seorang anak remaja mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa ini biasanya berlangsung pada remaja dengan kisaran usia 8 sampai dengan 16 tahun. Remaja mulai merasakan syndrome “Saya Sudah Gede” sehingga cenderung bersikap semaunya sendiri, sulit diatur, mudah protes, dan melawan jika disuruh orang tuanya. Sampai disini, sebenarnya peran keluarga teramat sangat besar. Remaja yang masih labil ini, sorry to say tapi memang pada masa ini remaja cenderung belum memahami mana yang benar dan  mana yang salah. Sehingga Ia perlu perhatian khusus, dimana keluarga harus dapat menjadi tempatnya bertanya, tempatnya berbicara, tempatnya bersandar, juga tempatnya pulang. Jikalau tidak, maka seperti yang kita lihat di realita remaja masa kini, mereka akan berontak. Continue reading “Pubertas Masa Remaja Generasi Milenial”

Memanfaatkan Geospasial dalam Menyusun Itinerary dan Budget Perjalanan

Geospasial. Mungkin diantara anda ada yang seperti saya. Sering menggunakan, namun tidak kenal dengan istilahnya. Terutama bagi para traveler, kita nyaris tak bisa lepas dengan yang namanya geospasial. Geospasial merupakan kumpulan data yang mengandung informasi tentang hal-hal yang terkait dengan lokasi seperti koordinat, alamat, kota, maupun kode pos. Selanjutnya, data ini menjadi basis untuk membangun teknologi sistem informasi geospasial (GIS). Kalau di Indonesia, informasi mengenai geospasial ini ditampung dalam suatu badan yang disebut BIG (Badan Informasi Geospasial). Continue reading “Memanfaatkan Geospasial dalam Menyusun Itinerary dan Budget Perjalanan”