Dua Hari di Pekanbaru

Ikan Selais Asap

Dua Hari di Pekanbaru

Ini kali pertama saya ke Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau. Salah satu provinsi selain Sumatera Barat dan Jambi yang belum saya kunjungi. Entah kenapa, sejak dulu saya nggak pernah dikasih tugas ke ketiga provinsi di Sumatera itu. Terlalu mudah, katanya. Karena disana jumlah Perguruan Tinggi nggak banyak. Biasanya saya selalu ke Sumatera Selatan atau Sumatera Utara. Ya gitu deh, nasib kalo jadi paling bontot di kantor 😀 Continue reading “Dua Hari di Pekanbaru”

Semanis Madu Dari Desa Loli, Timor Tengah Selatan

Bocah Penjual Madu

Semanis Madu Dari Desa Loli, Timor Tengah Selatan

Desa Loli yang hendak saya bahas bukanlah desa Loli di Sumba Barat, NTB. Desa Loli yang saya maksud terletak di Kecamatan Polen, Kabupeten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Berjarak kurang lebih 176 km dari Kota Kupang, Ibukota NTT. Desa ini bakal kita temukan jika kita menempuh jalur darat dari Kupang menuju Kefamenanu, Timor Tengah Utara. Continue reading “Semanis Madu Dari Desa Loli, Timor Tengah Selatan”

Ada Salam dari Pasar Legi, Kotagede

Si Mbah Penjual Pecel Pincuk di Pasar Legi Kotagede

Ada Salam dari Pasar Legi Kotagede, Tongseng Pasar Kotagede

Pagi kedua di Yogyakarta. Saya dan Pia pergi dari homestay jam 6.30. kami menembus jalanan yang masih sepi, ditemani mentari yang hangat bersinar sepanjang perjalanan menuju Kotagede. Ya, setelah di pagi sebelumnya saya mengajak adik saya untuk mengenal kehidupan pagi di Pasar Lempuyangan, pagi kedua ini saya ajak dia untuk melihat kehidupan masyarakat Jawa dari dekat di Pasar Legi Kotagede. Pasar tertua dan terlengkap di Yogyakarta, yang berdiri sekitar abad 16 atau sebelum kerajaan Mataram di Kotagede berdiri. Nama aslinya adalah Pasar Sargede. Selanjutnya populer dengan nama Pasar Legi karena puncak keramaian pasar tersebut adalah di hari pasaran Legi, atau manis. Pada  penanggalan Jawa, ada 5 hari pasaran, yaitu Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing. Continue reading “Ada Salam dari Pasar Legi, Kotagede”

Menikmati Pelangi di Monjali

Taman Pelangi Monjali

Menikmati Pelangi di Monjali

Di postingan sebelumnya, saya cerita kalau setelah bertualang ke Candi Prambanan, saya dan Pia makan siang di The House of Raminten. Setelah itu, kami beli tiket Prameks di Stasiun Tugu, dan Kembali ke Homestay di Mantrijeron sekitar jam 15.00. Mandi, lalu bobo siang.

Baca tulisan sebelumnya:

Perjalanan Bandung-Yogyakarta dengan Kereta Api Turangga

Menyapa Kehidupan Pagi di Yogyakarta

Candi Prambanan Lagi, Why Not? Continue reading “Menikmati Pelangi di Monjali”