Arum Silviani

#Kutho Solo Day 2 – Phuket Resto, Universitas Sebelas Maret & Galabo (Gladag Langen Bogan)

Wisata akademik. Gitu kami menamakannya. Sebelumnya saya pernah ke UNS, tapi untuk ngasih pelatihan buat dosen-dosennya. Nggak sempat menikmati suasana kampusnya. Jadilah saya komporin Bhekti dan Mbak Yanti buat ke UNS. Namun sebelumnya, kami makan dulu di Phuket. Sebuah restaurant yang mengusung menu masakan Thailand. Dulu saya juga pernah kesini dan merasakan makanannya enak. Makanya saya ajak Mbak Yanti dan Bhekti kemari. 
Phuket Resto

 

Phuket terletak di seberang gerbang utama UNS. Cukup mudah ditemukan. Ada plang besar bertuliskan “Phuket” di depannya. Kalau lihat spanduk atas, perhatikan baik-baik. Kami memesan semua menu yang dipajang! Kalap? Memang. Karena kami bertiga memang hobby makan. Senangnya…segitu banyak makanan billnya hanya IDR 122.500 saja.

 

Before
After

 

 

Ayam bungkus daun pisangnya kami bekal buat pulang, dan dibawa ke Homestay.
UNS punya kampus yang sejuk dan megah. Saya sih suka suasananya ya…kayaknya enak buat belajar. Tenang, bersih, dan pepohonannya masih rindang. Kampus ini terletak di Palur, Surakarta. Bersebelahan dengan Institut Seni Indonesia Surakarta, dan dekat dengan kebun binatang juga. Sebenernya malu juga sih masuk gerbang kampus pakai sendal jepit. Takut kelihatan dosennya. Dan…kejadian beneran deh. Begitu pulang ke Bandung dan buka message di fb, ternyata ada staf UNS yang lihat saya jalan-jalan disana (mudah-mudahan sih nggak lihat sendal jepitnya yaa :D). 
Universitas Sebelas Maret Surakarta

 

#Galabo (Gladag Langen Bogan) PGS

Seru juga menikmati malam minggu di Solo. Kami penasaran seperti apa sih Galabo (Gladag Langen Bogan) di depan PGS itu. Hanya buka di malam hari, dan katanya sih makanannya komplit. Kuliner khas Surakarta. Si Bhekti bahkan beli lagi sate sapi lilit. Bentuknya gede banget tuh lilitannya. Dua biji dua puluh ribu. Wajar lah…orang gede gitu. Makannya aja bingung. Saya perhatikan, semua pedangang kaki lima disini adalah binaan dari departemen perindustrian dan perdagangan. Semua dapet lapak masing-masing satu, dan lapak tersebut bersih. Membuat kita betah berlama-lama duduk disini. Mau pesan, tinggal panggil, maka para pedagang dengan senang hati melayani anda.

Suasana Malam Minggu di Galabo
Kami duduk-duduk sebentar untuk melepas lelah, terus balik ke homestay jalan kaki. Melewati gang-gang sempit dengan pesona tempo dulu. Jadi berimajinasi lagi, dulunya mungkin ini rumah para saudagar batik yang kaya raya di masa jayanya. Lihat saja temboknya. Tinggi-tinggi, sehingga kita tidak dapat melihat bentuk rumah di dalamnya. Meskipun jadi pemukiman padat, rumah-rumah di kampung batik Kauman ini artistik. Temboknya memang banyak yang sudah rusak dan catnya mengelupas. Tapi berasa kayak di kota tua Venice, Italia. Hihihi…kereeen lah pokoknya.

 

Sampai homestay, badan capek, tapi kami senang. Mulai lagi deh ngeluarin makanan. Sate sapi lilit punya Bhekti dan ayam bungkus daun pisang dari Phuket. Tetap lezat kok dinikmati saat perut kenyang. Hehe…

 

Esok harinya kami ke stasiun pagi-pagi. Dipesenin taksi sama pak Wisnu. Selagi menunggu taksi datang, kami naik ke menara yang ada di Cakra Homestay. Wuih…kereeen….cakep banget pemandangan dari sini. Saya bercita-cita, kalau saya punya rumah sendiri nanti, pengen ada menaranya, supaya bisa lihat pemandangan lebih luas. Bisa ngerujak atau minum es buah sambil menikmati udara segar. Amiiiiin…
Menara Cakra Homestay
Tips buat yang mau jalan-jalan ke Solo :

 

  1. Pesan tiket jauh-jauh hari sebelumnya (kalau bisa), supaya dapet tiket dengan harga terendah. Baik itu naik pesawat maupun kereta api. Kalau bus sih, sepanjang nggak kena tuslah, sepertinya harganya sama.
  2. Buat anda yang ingin mencoba naik bus tingkat Werkudoro, harus reservasi dulu ke Dishubkominfo kota Surakarta di Jl. Menteri Supeno No. 7 Manahan (Samping Solo Radio). Atau kalau mau reservasi via sms atau telepon bisa menghubungi mbak Indri (085642005156) atau Sandi (085229790462).
  3. Cakra Homestay asyik juga dijadikan pilihan menginap. Anda bisa menghubungi Pak Wisnu di 0271-634743. Alamatnya di Jl. Yos Sudarso, Gg. Cakra II No. 15 Kauman, Surakarta. Silakan pilih kamar sesuai budget dan kebutuhan. Waktu kami berkunjung sih kisaran harganya mulai dari IDR 75 ribu (Share Bathroom) sampai dengan IDR 180 ribu (Kamar mandi dalam, AC). Nggak ada fasilitas air panas disini. Kalau anda berminat belajar gamelan, Homestay ini menyediakan gamelan berikut instrukturnya. Tinggal hubungi saja pihak Cakra homestay.
 
 

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.