REVIEW JUJUR HOTEL BINTANG 3 DI TASIKMALAYA: CITY HOTEL

Hello, welcome back to Rumah Arum. Kali ini saya bakal review City Hotel Tasikmalaya. Awalnya saya dan Sahabat IDC memilih hotel ini karena hotelnya baru, lokasi tidak terlalu jauh dari pusat kota, dan punya kolam renang di rooftop. Tapi…apakah saya dan teman-teman puas menginap disana? Apakah hotel ini recommended untuk stay jika kalian ke Tasik?

Yuk simak ulasan lengkap saya berikut.

Disclaimer:

Review ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya pribadi, not an endorsement, because I pay with my own money. Seperti biasanya, di Rumah Arum hanya ada tulisan jujur, tanpa melebih-lebihkan, atau mengurangi.

Lokasi City Hotel Tasikmalaya

Hotel ini terletak di Jl. Sukalaya Barat No.50, Argasari, Cihideung, Tasikmalaya, Jawa Barat 46122.

Waktu menginap dan room rate

Saya bersama Sahabat IDC menginap disini hari Sabtu/27 Oktober 2018. Kami berenam, dan menyewa 3 kamar Superior. Harga sewa kamar/malamnya dibanderol Rp450.000-an. Dengan fasilitas breakfast untuk 2 orang/kamar. Kolam renang dan gym.

Review City Hotel Tasikmalaya

Sekarang kita mulai reviewnya. Mulai dari Lobby, Kamar, Kamar mandi, Restaurant, Kolam renang, dan pelayanan staf hotel.

Lobby:

Lobbynya cukup menarik untuk sebuah hotel berbintang 3. Atapnya tinggi, jadi memberi kesan hotelnya luas dan sirkulasi udara yang baik. Sofa di lobby juga cukup nyaman diduduki. Ya standar sih sebenarnya.

Lalu, untuk resepsionis sih menurut saya….

Resepsionisnya nggak fleksibel. Kami waktu itu mau early check in, tapinya…hanya bisa dari jam 07.00. Padahal kami sampai jam 4.30 pagi. Nggak bisa dinego sama sekali meskipun kami bersedia membayar charge untuk itu. Akhirnya, kami booking hotel dadakan dong (Hotel Shanrilla), which is pelayanannya cukup baik, prosedur check in nggak ribet, dan harganya murah dengan kamar yang cukup nyaman. Just for rest about 3 hours. Meskipun belakangan, kami baru tahu kalau hotel Shanrilla itu bla bla bla. Ya gitu deh. Nggak usah diterusin hehe…

Saat sampai di city hotel jam 4 sore, kami lihat tamunya juga nggak banyak. Kalau gitu kan mendingan kamarnya dimanfaatkan buat kami yang early check in ya? Lebih efisien lho daripada kosong.

My opinion: There is very lack hospitality in this hotel.

Kamar:

Kamarnya cukup luas (karena kami memang memilih kamar superior). Tapi menurut saya, kondisi kamar gelap dan nggak cling gitu. Auranya nggak enak. Saya juga merasa kamar tersebut agak berbau apek. Lantainya, terutama di sudut-sudut ruangan, kayaknya nggak disapu deh. Kotor dan ngeres gitu sama debu.

Review City Hotel Tasikmalaya
Kamar Superior City Hotel Tasikmalaya

Kasurnya juga agak kurang bersih. Soalnya, kulit saya yang sensitif ini gatel-gatel jadinya. Terus, kayaknya City Hotel Tasikmalaya memang dindingnya kurang kokoh deh. Soalnya, suara orang yang berjalan di luar kamar terdengar jelas. Bahkan, teman saya yang menginap di sebelah kamar pun aktifitasnya kedengeran sampai ke kamar saya lho…

Tidak ada telepon, pot pemanas air, gula, kopi, teh, atau amenities di dalam kamar. Tapi kalau mau air panas untuk minum, kalian bisa ambil di dispenser yang disediakan di lorong depan lift.

Review City Hotel Tasikmalaya
Seumur-umur nginep di hotel, merasa aneh dengan sleeper ini.

Kamar mandi:

Kamar mandinya cukup luas. Terdapat wastafel, kaca, closet duduk, dan shower. Cukup bersih juga kamar mandinya.

Review City Hotel Tasikmalaya
Kamar mandi City Hotel Tasikmalaya
Review City Hotel Tasikmalaya
Wastafel dan Closet duduk

Tapii…untuk sebuah hotel berbintang 3 dan harga yang kami bayarkan, there is no value for money! Pertama, pintu kamar mandi di kamar saya nggak bisa ditutup (room 337). Alias pintunya dol! Walhasil kami harus berusaha keras supaya tuh pintu bisa ketutup (diganjel pakai tissue). Menyedihkan banget kan? Seumur-umur saya menginap di hotel, belum pernah saya mengganjal pintu dengan tissue.

FYI, kami sudah beberapa kali komplain soal pintu. Tapinya, hanya ada housekeeping yang ngecek, lalu memberikan janji mau diperbaiki oleh teknisi. Nyatanya? Si AA-nya PHP-in kami.

Nightmare lainnya adalah, hotel segini gede nggak ada fasilitas air panasnya! Mandi pakai air dingin lah kami semua.

Terus terang, saya kecewa. Apalagi beberapa waktu lalu saya mereview hotel 99ribu/malam di Bandung yang air panasnya oke, AC-nya oke, tempat tidurnya oke. Lha ini? Dengan harga 4 kali lipatnya lebih, air panas saja nggak ada, plus pintu nggak bisa ditutup. Ngenes banget dah hahaha…

Baca juga: Menginap di hotel 90ribuan di Bandung? Berani coba?

Oh iya, bukan hanya saya yang komplain lho. Melainkan customer traveloka juga ada yang mengalami hal yang sama. Ini cuplikannya:

Unable to check in earlier even if you pay for excess hours because you check in earlier. Service is not friendly and as marked when submitting complaints/questions with the room sounding alarm while the other rooms are not. The reason for the hotel was because the door was not tight, even though the alarm sounded when the door was about to be in a double lock. No hot water/water heater is available for the hotel price. Food and drinks are also not tasty and not refilled even though it is nearing the last breakfast time. This hotel is not recommended (Source: Ditta D, Traveloka, Oct 2018).

Restaurant:

Terdapat restaurant di lantai dasar. Menunya cukup beragam dan harganya juga sangat terjangkau. Tapi jangan harap kalau kamu lapar di atas jam 9 malam, atau sekedar pengen segelas teh manis panas, kamu bakal dilayani.

Mereka closed layanan sampai jam 21.00. Nggak tersedia itu layanan kamar. Kalah jauh deh sama losmen/guesthouse/homestay. Saya ngomong gini karena memang saya bandingkannya apple to apple ya. Which is dari segi pelayanan saja hotel ini masih kalah dengan homestay.

Review City Hotel Tasikmalaya
Breakfast di City Hotel Tasikmalaya

Saat breakfast, mereka nggak menyediakan gula untuk teh manis. Semua teh disini, TAWAR. Saat teman saya meminta gula kepada staf dapur, mereka bilang, nggak ada gula. Customer nggak boleh minta gula.

Di restaurant hotel, apalagi hotel berbintang 3 , gula adalah hal yang krusial. Malah seharusnya mereka menyediakan di kamar. Lha ini, di kamar nggak disediakan, minta ke restaurant nggak dikasih. Bahkan ketika teman saya bilang, mau bayar deh gula-nya. Tetap nggak dikasih. Tepuk tangaaan hahahaha…

Lagi, yang ngalamin ini bukan hanya rombongan kami.

There was no heat water in my room, breakfast menu was all salty, very limited choice of food, they don’t even have sugar for tea. Sigh. cleanliness needs to be improved. No fridge and phone in the my room. The room need to be renovated. The only thing is good is the rooftop pool and view (Source: Riera F, Traveloka, Jun 2018).

Tidak ada refill makanan di hotel ini. Jadi, kalau stok makanan mereka habis, ya sudah, dibawa ke belakang lah wadahnya. Padahal kalau di hotel, dari jam 06.00-10.00 mereka wajib menyediakan menu yang cukup. Kalau ada buah/sayur/lauk yang habis, semestinya direfill.

Jadi ya siap-siap saja yang late breakfast (about 8am), nggak kebagian buah atau lauk lain karena limited edition. Ups.

Rasa makanan:

Anyway, rasa makanan di restaurant hotel ini saya kasih nilai 4 deh dari skala 5. Kenapa? Ya objektif saja. Karena memang masakan chefnya enak. Saya makan soto babat, mie goreng, dan sayur apa gitu lupa. Rasanya enak semua. Seperti masakan rumah.

Review City Hotel Tasikmalaya
Menu Breakfast di City Hotel Tasikmalaya

Ya, paling tidak, mereka ada lebihnya lah sedikit. Selain pelayanan dan hospitality yang big no itu.

Rooftop Swimming Pool:

Saya sempat duduk santai di rooftop selama beberapa saat. Disana memang ada kolam renang, tapi…for kids hahaha…cocoknya kolam model gini buat saya yang hanya berendam kalau di kolam. Sedangkan buat anda yang bisa berenang, kepentok sana-sini lah.

Review City Hotel Tasikmalaya
Rooftop Swimming Pool City Hotel Tasikmalaya

Ada jacuzzi juga, tapi bentuknya bathub gitu. Ada sauna, tapi belum diaktifkan. Masih di wrap pakai plastik.

Tapi diantara semua tempat di City Hotel Tasikmalaya, paling enak memang nongkrong di rooftop. Udaranya segar, meskipun pemandangannya hanya genteng rumah penduduk di bawah sana.

Review City Hotel Tasikmalaya
Pemandangan dari Rooftop City Hotel Tasikmalaya

Overall Penilaian:

Sudah tahu kan, penilaian saya. Sorry, but Not recommended. Semoga pihak manajemen hotel  segera sadar dan melakukan perbaikan pelayanan. Sayang lho, menurut saya hotelnya cukup bagus, lokasinya cukup strategis, tapi kurang dirawat dengan baik. Dengan SDM yang juga kurang edukasi tentang apa itu hospitality di hotel. Hotel itu jual pelayanan, jadi semestinya mereka menangkap kebutuhan pelanggan.

Sampai jumpa lagi di review berikutnya 🙂

Post Terkait:

Add comment

AdBlocker Message

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.