Itenerary Wisata Sehari di Cirebon

Ketika long weekend menghampiri, kaki ini rasanya gatal untuk sekedar berdiam diri di kota tempat tinggal saya, Bandung. Setelah beban kerja sehari-hari, tentunya pengen dong ya escape sejenak dari yang namanya rutinitas. Biar recharge energi, recharge pikiran, yang nantinya insyaAllah bisa bikin fresh dan kreatif lagi menghadapi kehidupan rutin kita.

Anywaaay….ternyata yang berpikir kayak gitu bukan hanya saya seorang. Teman-teman di Bandung pun menyambut riang long weekend. Awalnya kami mau ke Solo. Sudah booking tiket KAI berangkat ke Solo, tapi ternyata nggak dapat tiket pulang. So, daripada nggak jadi jalan-jalan, kita putar haluan ke kota terdekat dari Bandung.

Cirebon!

Sebelumnya, perkenalkan the Squad:

Museum Linggarjati
The Squad Bandung Group, Jepretan Mas Yudi Risdianto.

Foto ini diambil di Museum Linggarjati, hari ke-2 trip kami. Tapi nggak apa-apa deh ya dishare duluan. Dari bawah kiri ke kanan (Mas Yudi, Nendi, Saya, Teh Iva, Teh Ade, Mbak Deasy, Bhekti).

Yeea…and this is our itinerary:

Ke Cirebon naik KA Ciremai Express

Kami naik KA Ciremai Express jam 6.15 dari stasiun Bandung, dengan harga tiket Rp120.000/orang untuk kelas eksekutif. Sampai di Stasiun Cirebon tepat jam 10.30. Karena hotel Aurora Baru, tempat kami menginap hanya sepelemparan batu dari Stasiun, kami pun hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 menit ke tempat yang dimaksud. Istirahat sejenak sambil ngerumpi dan ngadem di hotel menunggu datangnya waktu dzuhur dan menunggu Nindi eh Nendi si anak hilang (dia tidak ikut naik KAI karena keabisan tiket, sehingga naik travel Bhinneka dari Bandung ke Cirebon). Review Travel Bhinneka nanti saya sampaikan di tulisan berikutnya yaa…

Rating KA Ciremai Express (4,5/5).

Nasi Jamblang Mang Dul

Nasi Jamblang Mang Dul
Nasi Jamblang Mang Dul

Jam 13.00 kami bertolak ke Warung Nasi Jamblang Mang Dul di Jl. Cipto Mangunkusumo No. 8 Cirebon. Tepatnya di seberang Mall Grage. Kami mencoba menu khas Cirebon yang terkenal itu, memilih lauknya, lalu menikmati sama-sama sajian tersebut bersama teman-teman. Nasi jamblang sendiri adalah nasi putih yang dibungkus daun jati. Sedangkan lauknya bisa berupa sambal, semur daging, perkedel, mie goreng, dan aneka lauk lainnya yang dijamin bikin anda penasaran untuk mencobanya. Harga nasi jamblang per orang bervariasi, tergantung menu lauk yang dipilih. Oh iya, buat anda pecinta emping, jangan lewatkan untuk mencoba emping manis khas Cirebon yang dijual di depan warung nasi jamblang ini. Dijamin enak dan khas sekali rasanya.

Nasi Jamblang Mang Dul
Nasi Jamblang Mang Dul

Rating Nasi Jamblang Mang Dul (4/5).

Keraton Kasepuhan

Kenyang makan nasi jamblang, kami lanjutkan perjalanan ke Keraton Kasepuhan. Keraton ini terletak kurang lebih 3 km dari tempat kami makan. Untuk menuju kesana, kami memesan taksi Bhinneka. Taksinya besar, seukuran travel Bandung-Jakarta. Argo minimal Rp30.000, tapi karena kami ber-6 (Mbak Deasy masih dalam perjalanan dari Manado ke Cirebon), kursi belakang harus dibuka sehingga kami terkena tambahan Rp20.000. Begitu aturannya. Jadi meskipun argo sebenarnya hanya sekitar Rp18.000, yang diminta ke penumpang adalah Rp50.000.

taksi bhinneka cirebon
taksi bhinneka cirebon

Review tentang Keraton Kasepuhan nanti juga saya tulis terpisah yaa…biaya masuk keraton Kasepuhan Rp20.000/orang. Belum termasuk biaya guide yang mendampingi kita keliling keraton. Karena saat itu Keraton penuh, jadi kami nggak kebagian guide. Nebeng deh sama rombongan lain.

Rating Keraton Kasepuhan (3/5).

Rating Taksi Bhinneka (3/5).

Goa Sunyaragi

Goa Sunyaragi
Goa Sunyaragi

Setelah foto-foto cantik di Keraton Kasepuhan, kami melanjutkan perjalanan ke Goa Sunyaragi. Goa ini terletak kurang lebih 3,5 km dari Keraton Kasepuhan. Untuk menuju kesana, kami menggunakan jasa taksi online yang lagi happening di Cirebon. Jekpri. Singkatan dari Ojek Pribadi. Aplikasinya tersedia di playstore lho…

Meskipun masih terbatas armadanya, lumayan buat jadi pilihan karena tarifnya yang flat dan nggak pake tawar-menawar. Tarif taksi (mobil) seperti gocar/grab car adalah Rp30.000/5km. Sedangkan untuk armada motor, tarifnya Rp10.000/5km.

Hanya sekitar 15 menit, kami sampai di Goa Sunyaragi, bangunan semacam candi yang konon dahulu digunakan sebagai tempat pertapaan kala kerajaan Cirebon berjaya. Tiket masuk ke Goa Sunyaragi ini Rp10.000/orang. Review tentang Goa Sunyaragi juga akan saya bahas di tulisan berikutnya.

Oh iya, oleh driver Jekpri yang juga masih mahasiswa di UIN Sunan Gunung Jati, kami direkomendasikan makan mie get. Olahan Indomie yang katanya rasanya beda. Dia nggak bilang enak sihh, tapi beda. Hmm…jadi penasaran.

Rating Goa Sunyaragi (4/5).

Rating Jekpri Mobil (5/5).

Cirebon Waterland Ade Irma Suryani

Tomodachi Resto di Cirebon Waterland
Tomodachi Resto di Cirebon Waterland, Jepretan Mas Yudi Risdianto

Setelah “diusir” dari Goa Sunyaragi karena sudah mau tutup, kami dijemput keluarganya Bhekti, dan diantar ke Cirebon Waterland Ade Irma Suryani. Tempat ini adalah waterland yang terbesar di Cirebon, sekaligus dilengkapi cottage di atas air. Harga tiket masuk Cirebon Waterland Rp30.000/orang, sedangkan jika kita hendak berenang, maka kita dikenakan tiket masuk sebesar Rp65.000/orang. Kalau mau menginap di cottagenya, harga sewa per malamnya sekitar Rp1,7 juta. Bisa cek langsung di websitenya ya baik untuk tarif maupun reviewnya. Anda juga bisa pesan lewat traveloka, agoda, atau situs booking online lainnya yang lebih memudahkan (yang ini bukan promosi lho…cuma masukan saja).

Rating Cirebon Waterland Ade Irma Suryani (3/5).

Bubur Sop Mang Ipin

Matahari sudah kembali ke peraduannya saat kami melangkahkan kaki keluar Cirebon Waterland. Perjalanan kami lanjutkan untuk makan Bubur Sop H. Ipin. Kedainya ada di Jalan P.A Kragilan Plumbon Cirebon, dan di Jalan Bahagia Kota Cirebon. Rasanya sama, karena sudah berdiri sejak 50 tahun yang lalu. Tampilan kedai boleh seperti kaki lima. Hanya kedai sederhana di pinggir jalan. Tapi rasanya enak sekali. Padahal makanan itu tergolong baru buat saya. Bubur dengan kuah sop bening. Harga satu porsi bubur sop Rp18.000. Sedangkan jika anda memesan ½ porsi, anda hanya perlu membayar Rp12.000 saja.

Bubur Sop Mang Ipin
Bubur Sop Mang Ipin

Rating Bubur Sop (5/5).

Nah…selesai makan bubur sop, kami sama-sama jemput Mbak Deasy di Stasiun Cirebon. Jadwalnya KA Biru Malam akan sampai di Stasiun Cirebon jam 19.27. Keretanya tepat waktu. Jam 19.30 kami sudah dadah-dadah di depan stasiun menyambut anggota baru 😀

Belum selesai nih…karena menurut Mas Yudi kami belum dapat properly meal for dinner (Istilah lain dari belom kenyang), maka kami jalan-jalan ke Balaikota dan alun-alun Cirebon. Disitu banyaak sekali kuliner yang menggoda. Malam itu, kami memilih tahu gejrot yang terletak di pintu masuk alun-alun. Harga per porsi tahu gejrot Rp8.000. Tadinya kami juga mau coba Es Durian yang enak itu, di sebelah penjual tahu gejrot. Tapi nggak jadi. Pengen coba kuliner yang lain.

Apakah yang lain itu?

Mie Get!

Rekomendasi dari Driver Jekpri. Penasaran sih, dan ternyata lokasinya dekat sekali dengan hotel tempat kami menginap. Tepatnya di seberang Indomaret kompleks Stasiun Cirebon. Harga per porsi mie get Rp12.000. Ini dia tampilannya.

Mie Get
Mie Get

Rasanya? Berbeda dari tampilannya, ternyata Mie Get ini punya rasa yang unik sekaligus enak. Untuk Mie Get kuah, saya kasih Rating (5/5). Sedangkan Mie Get Goreng Rating (4/5). Tergantung preferensi sih…dan setelah melalui voting, maka Mie Get Kuah yang menang!

Segitu dulu itenerary keliling Cirebon dalam sehari. Postingan berikutnya akan saya share iten jalan-jalan sambil tadabur alam keliling Kuningan, kota tetangganya Cirebon. Sampai jumpa 🙂

Baca juga:

Itinerary seharian keliling Kuningan

Satu hari di Cianjur

8 Tempat Asyik buat Jalan Seharian di Solo

4 Replies to “Itenerary Wisata Sehari di Cirebon”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *